“ENGLISH FOR VOCATIONAL EDUCATION”
Karangan: Dr marsigit
Kesimpulan bacaan
Oleh: Arif Munandar (10305141016)
Pendidikan kejuruan atau kadang-kadang disebut Pendidikan Karir dan Teknis yang memiliki
tujuan untuk mempersiapkan peserta didik untuk karir yang berbasis di kegiatan manual atau praktis, pekerjaan. Hal ini kadang-kadang disebut sebagai pendidikan teknis sebagai pelajar mengembangkan keahlian secara langsung dalam kelompok tertentu teknik atau teknologi. Pendidikan kejuruan mungkin kontras dengan pendidikan dibiasanya (SMA) yang lebih mengarah pada pendidikan bidang ilmiah , yang mungkin berkonsentrasi pada teori dan pengetahuan konseptual abstrak, karakteristik dan pendidikan tersier. Sementara ,pendidikan kejuruan dapat dikatakan pendidikan sekunder yang berinteraksi dengan sistem magang. Di Indonesia, kejuruan pendidikan diakui dalam program sekunder pendidikan yang SMK (Sekolah Menengah kejuruan).Untuk memenuhi pasar tenaga kerja di butuhkan tingkat keterampilan yang lebih tinggi. Pemerintah Indonesia semakin mendorong untuk investasi di masa depan melalui pendidikan kejuruan dan organisasi pelatihan yang didanai publik dan bersubsidi, magang atau magang untuk bisnis, termasuk mendirikan SBI (Sekolah
Bertaraf Internasional).
tujuan untuk mempersiapkan peserta didik untuk karir yang berbasis di kegiatan manual atau praktis, pekerjaan. Hal ini kadang-kadang disebut sebagai pendidikan teknis sebagai pelajar mengembangkan keahlian secara langsung dalam kelompok tertentu teknik atau teknologi. Pendidikan kejuruan mungkin kontras dengan pendidikan dibiasanya (SMA) yang lebih mengarah pada pendidikan bidang ilmiah , yang mungkin berkonsentrasi pada teori dan pengetahuan konseptual abstrak, karakteristik dan pendidikan tersier. Sementara ,pendidikan kejuruan dapat dikatakan pendidikan sekunder yang berinteraksi dengan sistem magang. Di Indonesia, kejuruan pendidikan diakui dalam program sekunder pendidikan yang SMK (Sekolah Menengah kejuruan).Untuk memenuhi pasar tenaga kerja di butuhkan tingkat keterampilan yang lebih tinggi. Pemerintah Indonesia semakin mendorong untuk investasi di masa depan melalui pendidikan kejuruan dan organisasi pelatihan yang didanai publik dan bersubsidi, magang atau magang untuk bisnis, termasuk mendirikan SBI (Sekolah
Bertaraf Internasional).
Sejalan dengan konsep kompetensi komunikatif, faktor-faktor berikut harus
hadir dalam pendidikan kejuruan melalui bahasa Inggris:
1. Kefasihan bahasa dan dapat diterima harus dimiliki oleh guru
2. Siswa diharapkan untuk berinteraksi dengan siswa lain untuk berkomunikasi
dalam bahasa Inggris
3. Siswa harus diberikan kesempatan yang cukup untuk mengembangkan konten pengajaran dan Bahasa Inggris.
4. Peran guru tidak hanya untuk memfasilitasi komunikasi isi pembelajaran tetapi juga untuk
memfasilitasi bahasa Inggris sebagai alat untuk komunikasi
5. Perlu bagi guru untuk mendorong siswa untuk membiasakan berbicara dalam bahasa Inggris
6. Perlu bagi guru untuk mengembangkan media dan alat bantu pengajaran yang mendukung baik isi pengajaran dan bahasa Inggris
hadir dalam pendidikan kejuruan melalui bahasa Inggris:
1. Kefasihan bahasa dan dapat diterima harus dimiliki oleh guru
2. Siswa diharapkan untuk berinteraksi dengan siswa lain untuk berkomunikasi
dalam bahasa Inggris
3. Siswa harus diberikan kesempatan yang cukup untuk mengembangkan konten pengajaran dan Bahasa Inggris.
4. Peran guru tidak hanya untuk memfasilitasi komunikasi isi pembelajaran tetapi juga untuk
memfasilitasi bahasa Inggris sebagai alat untuk komunikasi
5. Perlu bagi guru untuk mendorong siswa untuk membiasakan berbicara dalam bahasa Inggris
6. Perlu bagi guru untuk mengembangkan media dan alat bantu pengajaran yang mendukung baik isi pengajaran dan bahasa Inggris
Tidak ada komentar:
Posting Komentar